Saturday, 7 June 2014

Kategori: ,

Pendidikan Kesehatan Pada Remaja

PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA PUTRI PEDESAAN
TENTANG KESEHATAN REPRODUKSINYA
Masa remaja adalah suatu tahap antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan; biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. Transisi ke masa dewasa bervariasi dari satu budaya kebudayaan lain, namun secara umum didefinisikan sebagai waktu dimana individu mulai bertindak terlepas dari orang tua mereka.
Sebenarnya remaja Indonesia Masih Sangat Membutuhkan Informasi Kesehatan Reproduksi. Menjadi remaja berarti menjalani proses berat yang membutuhkan banyak penyesuaian dan menimbulkan kecemasan. Lonjakan pertumbuhan badani dan pematangan organ-organ reproduksi adalah salah satu masalah besar yang mereka hadapi. Perasaan seksual yang menguat tak bisa tidak dialami oleh setiap remaja meskipun kadarnya berbeda satu dengan yang lain. Begitu juga kemampuan untuk mengendalikannya.
Dalam sebuah pedesaan banyak kita melihat remaja putrid yang masih banyak pengetahuannya tentang alat reproduksinya, itu di karenakan jalur akses pendidikan tersebut terlalu sulit di dapatkan, dan Pandangan bahwa seks adalah tabu, yang telah sekian lama tertanam, membuat remaja enggan berdiskusi tentang kesehatan reproduksi dengan orang lain. Yang lebih memprihatinkan, mereka justru merasa paling tak nyaman bila harus membahas seksualitas dengan anggota keluarganya sendiri
Untuk memperbaiki dan member sebuah pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya, kita membuat sebuah program PENDIDIKAN KESEHATAN PADA REMAJA PUTRI DI PEDESAAN.

      TUJUAN.
Program Pendidikan Kesehatan Pada Remaja Putri ini untuk mempersiapkan remaja putri dan membantunya dalam mengambil suatu keputusan, agar mampu menjalani kehidupan reproduksinya yang sehat dan bertanggung jawab. Pengetahuan remaja putrid yang rendah tentang masalah kesehatan reproduksi, akan mengakibatkan remaja terjerumus dalam berbagai masalah

      SASARAN.
Dalam program ini kita memiliki sasaran remaja putrid di pedasaan yang masih di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

      MATERI PENGANTAR.
Dalam materi ini kita akan memberikan pemahaman tentang Kebutuhan dan Jenis risiko kesehatan reproduksi yang akan dihadapi remaja putri.
Dalam materi ini kita akan membahas bagaimana cara mengatasi dan menjaga saat pertumubuhan fisik pada remaja putri seperti :
1.       Mulai menstruasi.
2.       Payudara membesar dan sakit pada bagian putting.
3.       Vagina mengeluarkan cairan.
4.       Mulai tumbuh bulu di ketiak dan sekitar vagina.

       METODE.
Dalam program Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada remaja ini kita menggunakan METODE dengan cara menjelaskan dan memberi tontonan video tentang cara menjaga kesehatan reproduksinya, dan system layanan “Ramah Remaja” yang menjaga kerahasiaan agar lebih terbuka tentang Kesehatan Reproduksinya.

        MEDIA.
Dalam hal ini, kita mencoba menggunkan Media Cetak, seperti buku panduan tentang cara-cara menjaga kesehatan reproduksinya dan Vidio fisualisasi tentang bagaimana mempraktekkannya secara meniru yang ada pada video.
F.       Gg
        EVALUASI.
Setelah memberikan Pendikan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri tersebut, banyak sudah perubahan yang di dapatkan, yang sebelumnya mengaku pernah mencukur bulu-bulu disekitar vaginanya yang menyebabkan gatal-gatal dan infeksi kemerahan, sekrang sudah tidak terjadi lagi, dan yang sebelumnya belum merasakan sakit dank eras di bagian putting payudaranya, bisa mengatasinya saat itu terjadi setelah Program ini di lakukan.


















0 komentar:

Post a Comment

BERKOMENTAR SESUAI PERLUNYA. MEMPUNYAI PERTANYAAN ATAU PERMINTAAN, SILAHKAN KOMENTAR

Subscribe