Sunday, 29 March 2015

Kategori: ,

Pengertian Metode Pengembangan Dakwah

Metode Pengembangan Dakwah


           Dakwah merupakan suatu bagian integral dari ajaran agama Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Kewajiban ini tercermin dari konsep amar ma’ruf dan nahi munkar  yaitu sebuah perintah untuk mengajak masyarakat melakukan perilaku positif-konstruktif. Dan mengajak mereka untuk meninggalkan dari perilaku negative-destruktif.
            Kemudian, dakwah memiliki arti yang luas. Ia tidak hanya berarti mengajak dan menyeru umat manusia agar memeluk islam. Lebih dari itu dakwah juga berarti upaya membina masyarakat islam agar menjadi masyarakat yang lebih berkualitas yang di bina dengan Ruh Tauhid dan ketinggian nilai-nilai Islam.
            Tujuan dakwah agar Islam menjadi agama yang di anut dan diyakini oleh berbagai bangsa di seluruh pelosok dunia. Dan ini sudah dilakukan oleh para juru dakwah sejak zaman klasik sampai zaman sekarang.
            Penyebaran ajaran islam melalui kegiatan dakwah ini melahirkan wujud masyarakat Islam yang semakin luas. Dan masyarakat dapat memperoleh penerangan dan penjelasan mengenai ajaran dan norma hidup Islam melalu dakwah agar manusia dapat berjalan pada jalan kebahagiaan baik dunia maupun di akhirat.
            Semakin luas penebaran dakwah ajaran islam, maka semakin luaslah kebutuhan manusia terhadap dakwah dan demikian pula sebaliknya. Islam tidak  mungkin hidup dan berkembang apabila  tanpa upaya-upaya dakwah  yang dilakukan oleh para juru dakwah, dan oleh karna itu pula ajaran Islam dak dakwah memiliki hub ungan yang sangat erat.
            Dalam pelaksanaanya. Tugas dakwah mirip dengan tugas kerasulan Muhammad saw, yang berusaha menyebarluaskan ajaran Islam untuk seluruh umat manusia secara universal. Kemudian bagaimanakah pelaksanaan dakwah di Indonesia yang mayoritas penduduknya disebut-sebut beragama Islam?. Secara lahiriah , kegiatan dakkwah di Indonesia semakin semarak dan menunjukkan tanda-tanda peningkatan sebagimana tercermin dari maraknya kegiatan-kegiatan majlis taklim, halaqah, tabligh akbar, ceramah agamadi media massa dan sebagainya. Dalam dakwah sebagaimana yang diketahui bahwa melalui dakwah orang-orang diaharapkan menjadi beriman apabila belum beriman, dan masuk kedalam islam, dan mereka yang sudah beriman akan semakin meningkatkan kualitas keimananya dalam islam. Harapan ini belum sepenuhnya berhasil karna  kenyataannya maraknya kegiatan tindakan criminal dan amoral dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan dakwah berlangsung.
            Kemudian, saat ini dakwah juga sedang berhadapan dengan tantangan yang di akibatkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah menjanjikan kesejahteraan bagi umat manusia dan yang secara nyata bisa disaksikan buktinya di dunia, sementara para juru dakwah tidak dapat menunjukkan secara nyata janji-janji kesejahteraan dari pesan dakwahnya kecuali menunggu sampai datangnya hari akhirat. Sehingga para juru dakwah tidak mendapatkan respon positif dari pada masyarakat penerima dakwah tersebut.

            Dan karna perubahan yang begitu dinamis pada masyarakat, setiap juru dakwah  harus benar-benar melengkapi dirinya dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebelum ia terjun berdakwah di tengah-tengah masyarakat yang majemuk. Dan harus benar-benar memiliki rumusan strategi dan metode-metode yang sesuai dengan kondisi dan situasi masyarakat yang akan didakwahkan. Dan menuntut juru dakwah untuk memiliki daya kritis dan kreatifitas yag tinggi serta memiliki kemampuan dan kecerdasan yang didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dan dapat menyusun strategi dan metode dakwah sesuai dengan tingkat intlektualitas masyarakat yang di hadapinya.

0 komentar:

Post a Comment

BERKOMENTAR SESUAI PERLUNYA. MEMPUNYAI PERTANYAAN ATAU PERMINTAAN, SILAHKAN KOMENTAR

Subscribe